top of page

Kanker Payudara Stadium 4: Respons Lengkap Tanpa Kemoterapi

2 hours ago
2 min read

Seorang perempuan berusia 70 tahun dari Surabaya datang dengan kanker payudara stadium 4, yang kemudian terkonfirmasi melalui pemeriksaan PET. Tumor payudaranya tumbuh hingga menimbulkan luka pada kulit. Meski masih bugar, beliau menghadapi keputusan besar tentang pengobatannya.


Awalnya, beliau direncanakan menjalani operasi. Namun, sebelum melanjutkan, saya meminta pemeriksaan PET untuk mengetahui sejauh mana penyakitnya.


Kanker payudara stadium 4: PET mengubah rencana pengobatan

PET menunjukkan bahwa kanker telah menyebar ke tulang dan paru-paru, sehingga termasuk stadium 4. Temuan ini mengubah arah pengobatan.


Biopsi menunjukkan kanker payudara ER-positif dan HER2-positif. Karakteristik tersebut menjadi dasar penting dalam memilih terapi yang sesuai dengan biologi tumornya.


Kanker payudara stadium 4: perbandingan PET sebelum pengobatan di kiri dan setelah tiga siklus di kanan.

Mendengarkan pilihan pasien

Beliau tidak ingin menjalani kemoterapi. Setelah membahas pilihan pengobatan, manfaat, dan keterbatasannya, kami menyepakati kombinasi terapi target oral, terapi hormonal, dan terapi target suntik.


Pendekatan ini bukan regimen standar untuk semua pasien dengan kondisi serupa. Keputusan dibuat secara individual, dengan mempertimbangkan karakteristik kanker, kondisi pasien, dan preferensinya.


Perbandingan PET sebelum dan setelah terapi yang dipersonalisasi untuk kanker payudara ER-positif dan HER2-positif.

Respons lengkap setelah tiga siklus

Selama pengobatan, beliau tetap menikmati aktivitas dan mempertahankan kualitas hidupnya, tanpa keluhan efek samping yang dilaporkan.


PET sebelum pengobatan di kiri dan setelah tiga siklus di kanan, dalam perjalanan pengobatan yang mempertimbangkan kualitas hidup.

Setelah tiga siklus, evaluasi PET menunjukkan respons lengkap: aktivitas kanker yang sebelumnya terlihat tidak lagi terdeteksi pada pemeriksaan tersebut.


Pada gambar perbandingan, sisi kiri menunjukkan kondisi sebelum pengobatan dan sisi kanan menunjukkan kondisi setelah tiga siklus.


Perbandingan PET sebelum pengobatan dan setelah tiga siklus, dengan respons lengkap menurut evaluasi dokter.

Inilah makna pengobatan yang dipersonalisasi

Pengobatan kanker memerlukan pemahaman tentang biologi tumor sekaligus perhatian terhadap orang yang menjalaninya. Preferensi pasien dan kualitas hidup menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan bersama.


Kasus ini menunjukkan bahwa, pada pasien tertentu, pengobatan yang dipersonalisasi dapat menghasilkan respons yang sangat baik tanpa kemoterapi.


Respons lengkap pada PET bukan berarti pasti sembuh. Pengobatan dan pemantauan tetap diperlukan, dan hasil setiap pasien dapat berbeda.


Dr. Malwinder Singh — The Bald Oncologist


Pantai Hospital Kuala Lumpur



Comments


bottom of page